Bunga Mawar yang tak Tersampaikan

Bunga Mawar yang tak Tersampaikan

Bunga Mawar yang tak Tersampaikan

Bunga Mawar yang tak Tersampaikan

Dikirim oleh : Sintya Agustin Setiawan

       Dikisahkan ada seorang gadis bernama Nandhini. Dia adalah murid populer di sebuah sekolah SMA favorit. Dia menjadi populer, karena kecantikannya kepandaiannya. Tak heran jika punya doi yang banyak. Tapi, meskipun begitu, Nandhini selalu mengacuhkanya. Karena Nandhini selama ini tidak pernah jatuh cinta, dan tidak mengerti apa itu cinta. Selama ini, dia hanya menjalani hidupnya untuk menempuh pendidikan setinggi mungkin. Nandhini mempunya teman dekat bernama Helina. Sebenarnya, Helina juga cantik, tapi dia tidak sepandai Nandhini. Mereka sudah lama berteman. Mereka berteman sejak kecil, karena mereka adalah tetangga rumah. Bagi Nandhini, Helina sudah seperti saudaranya sendiri. Persahabatan mereka begitu harmonis, karena selamaini, tidak pernah ada yang berhianat diantara mereka. (Baca juga : Keberuntungan Buah dari Kesabaran)

       Suatu hari, kelas mereka kedatangan murid baru. Namanya Chandra. Dia memiliki karakter yang hampir sama dengan Nandhini, selain tinggi dan tampan, Chandra juga sangat pandai. Seluruh murid dalam kelas itu, merasa terkesan dan terkagum dengan sifat yang dimiliki Chandra, kecuali bagi Nandhini. Kerena Nandhini merasa bahwa Chandra akan mengalahkan rangkingnya yang selama ini belum bisa dikalahkan oleh siswa lain. Dia merasa bahwa Chandra akan menjadi saingan terberatnya. Hal itu berlawanan arah dengan temannya, Helina. Dia justru sangat bahagia dan menyukainya. Karena dalam hati kecilnya dia berfikir bahwa, Chandra akan menjadi pacarnya yang ke 43 dari ke 42 mantannya. Selama ini, dengan cara inilah Helina mempertahankan kepopulerannya di sekolah dengan bergonta ganti pacar.

       Akhirnya, Helina melakukan berbagai cara agar bisa dekat dengan Chandra. Saat istirahat, Helina datang ke bangkunya dan berkata, “Hai… apa kita boleh kenalan?”. “boleh, namaku Chandra”, jawaban singkat Chandra. “oh..apa aku boleh meminta no WA kamu?”, sahut Helina. “WA itu apa, maaf aku tidak punya HP, aku hanya punya laptop karena orang tuaku melarangku”, jawaban panjang Chandra. “lalu kalau aku tanya soal yang sulit bagaimana?”, tanya Helina. “maaf… saya harus ke perpustakaan sekarang”, ujar Chandra sambil beranjak dari bangkunya. (Baca juga artikel lain pada : Pengertian dan Susunan Tata Surya)

       Sesampainya di perputakaan, Chandra bertemu dengan Nandhini. Karena saat itu perpustakaan sedang penuh, Chandra tanpa sengaja menabrak Nandhini dan menjatuhkan buku bukunya. “haduh…maaf aku tidak sengaja, boleh aku bantu?”, sahut Chandra. “baiklah, tapi cepat, saya harus ke ruang guru secepatnya”, jawab Nandhini dengan tergesa gesa sambil mengemasi ratusan lembar kertas dan buku buku lainnya. Setelah selesai membereskan semuanya, Nandhini bergegas ke ruang guru, karena mendapat panggilan.

       Ternyata, Nandhini dipanggil untuk mengikuti lomba jurnalistik. Tidak hanya Nandhini saja yang saat itu mengikuti tes sebelum lomba. Tapi juga ada beberapa murid lainnya. Termasuk Chandra, yang saat itu juga ternyata dia juga mengikuti tesnya. Dalam hati Nandhini, dia berfikir bahwa Chandra akan mengalahkannya.

       Namun, takdir berkata lain. Ternyata yang terpilih adalah Chandra dan Nandhini. Akhirnya mau tidak mau mereka harus berjuang dan berlatih bersama agar memenangkan lomba. Berhari hari, mereka berlatih bersama. Hal ini membuat mereka sering menghabiskan banyak waktu bersama. Dan hal ini membuat teman dekatnya Nandhini yaitu Helina, merasa cemburu. Dia memutuskan untuk tidak mau berbicara lagi dengan Nandhini. Hubungan persahabatan mereka mulai renggang. Saat itu Nandhini juga sudah mencoba untuk menjelaskannya kepada Helina, tapi Helina tidak mau mengerti. Akhirnya karena hilangnya rasa kepercayaan diantara mereka, persahabatan mereka menjadi hancur.

       Nandhini yang saat itu juga bingung dan tak tau harus apa, akhirnya diapun juga mengacuhkannya. Bukan karena dia tidak sayang lagi dengan sahabatnya itu, tapi karena kesibukannya yang selalu latihan dengan Chandra karena perintah dari gurunya. Dan hal ini akhirnya membuat Chandra pelan pelan menyukai Nandhini. Begitupun sebaliknya, Nandhini tidak menyangka bahwa ternyata Chandra tidak seburuk yang ia pikirkan. Perasaan yang sama muncul diantara keduanya, namun mereka tidak ada yang berani untuk mengungkapakan. (Baca juga artikel lain pada : Penemuan Hebat Abad 21)

       Setelah lomba itu selesai, akhirnya mereka berhasil menjadi juara ke dua. Nandhini sangat bahagia atas kemenangannya dan kerja kerasnya selama ini. Namun kebahagiaan itu berubah drastis menjadi kesedihan, setelah mengetahui bahwa Nandhini harus pindah sekolah karena pekerjaan orang tuanya. Dia sedih karena dia tidak sempat meminta maaf kepada sahabatnya. Dan dia harus meninggalkan Chandra cinta pertamanya. Keesokan harinya, Chandra membawa sebuah bunga mawar untuk Nandhini, karena dia ingin mengungkapkan perasaannya kepada Nandhini. Tapi saat itu, dia tidak tahu kalau Nandhini sudah pindah sekolah di jakarta, dan tidak akan pernah kembali lagi ke kampung halamannya.

       Melihat Nandhini tidak ada di kelas, Chandra akhirnya menitipkan surat dan bunga mawar untuk Nandhini kepada Helina. Karena setahu Chandra Helina adalah teman dekatnya Nandhini. Tapi Chandra tidah tahu kalau Helina sudah lama tidak berteman lagi dengan Nandhini. Karena surat dan mawar itu, Helina menjadi semakin marah dan semakin membenci Nandhini. Dia memutuskan untuk tidak memberikannya kepada Nandhini, padahal waktu itu dia masih memiliki sedikit waktu untuk memberikannya sebelum Nandhini pergi. Namun Helina tidak melakukannya, karena dia mengganggap kalau Nandhini telah berhianat kepadanya. Akhirnya, mawar itu pun menjadi tak tersampaikan kepada orang yang dituju, karena sebuah kesalahpahaman kecil diantara persahabatan Nandhini dan Helina. Dan karena hal ini, Chandra harus merelakan cinta pertamanya pergi dan tidak akan pernah kembali lagi padanya. Dan Bunga Mawar yang tak Tersampaikan pada tujuan.

       Itulah postingan cerita pendek yang berjudul Bunga Mawar yang tak Tersampaikan yang telah dikirim oleh salah seorang sahabat kita. Dengan harapan semoga kita dapat mengambil hikmah dari cerpen tentang Bunga Mawar yang tak Tersampaikan diatas. (Baca juga artikel lain pada : Soal PAS Prakarya dan KWU Kelas 12 Semester 1)

Kirimkan tulisan kalian yang lain melalui e-mail ke: [email protected]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *