Hasil Tidak Menghianati Usaha

Hasil Tidak Menghianati Usaha

Hasil Tidak Menghianati Usaha

Dikirim oleh : Tiara Maulidia Ningrum

InstaGram : @ _Tiaraningrum_

Hasil Tidak Menghianati Usaha

            Berawal dari hal sederhana akan menjadi hal yang sangat berharga. Berawal dari kegagalan jika terus berusaha akan menjadi keberhaslan karena Hasil Tidak Menghianati Usaha.

Itu banyak dialami oleh beberapa atlet diantaranya atlet volly. Tidak semua orang bisa melakukan hal itu, namun jika orang yang bisa melakukan hal itu, maka dia akan merasa sangat bangga akan dirinya. Bahkan orang tua dan orang yang disekitarnya pun akan iri pada mereka. read more

Tangisan Di Setiap Sujudku

Tangisan Di Setiap Sujudku

Tangisan Di Setiap Sujudku

Dikirim oleh : Dwi Ayu Permatasari

Instagram : @dwiayu_23

Tangisan Di Setiap Sujudku

      Aku Ayu , seorang gadis yang sederhana. Aku dibesarkan dengan kondisi orang tua yang  pisah ranjang.

      Kini aku berumur 15 tahun, begitu cepat kurasa dan begitu banyak kesedihan yang terpendam. Aku memutuskan untuk tinggal dipondok pesantren. (Baca juga : Jatuh kedalam Rahmat Allah)

     Saat pertama kali aku memasuki pondok, yang melihat anak – anak semua diantarkan oleh keluarganya, lengkap, tetapi aku tidak begitu, tangisan dihatiku. Tapi aku mencoba berfikir positif dihatiku jika orang tuaku menginginkan ‘’AKU MANDIRI‘’. Mulai saat itu aku ingin menjadi manusia yang sebenarnya. read more

Nasihat Terindah Sang Ayah

Nasihat Terindah Sang Ayah

Nasihat Terindah Sang Ayah

Dikirim oleh : Galuh Ratulangi

e-mail : [email protected]      

NASIHAT TERINDAH SANG AYAH

      Di desa terpencil hiduplah seorang anak perempuan bernama Aisyah. Dia hidup sebatang kara karena orang tuanya meninggal  2 tahun yang lalu. Saat itu usia Aisyah masih 12 tahun. Semenjak orang tuanya meninggal Aisyah sering termenung. Tetapi Aisyah adalah gadis yang mandiri dan cerdas. Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari Aisyah berjualan kue keliling dari kampung ke kampung. Karena mempunyai rasa yang istimewa, setiap hari kuenya ludes terjual. Walau pun hasilnya pas-pasan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Tapi Aisyah tidak pernah lelah berjualan. (Baca juga : Tasbih Pengantar Hijrah) read more

Jatuh kedalam Rahmat Allah

Jatuh kedalam Rahmat Allah

Jatuh kedalam Rahmat Allah

Dikirim oleh : Dwi Ayu Permatasari

Instagram : @dwiayu_23

Jatuh kedalam Rahmat Allah

        Aku mempunyai seorang teman yang bernama Rozak. Di sekolahku Rozak terkenal sebagai anak yang sangat nakal. Sehinggga tak jarang ia menjadi buah bibir di ruang guru. Sebagaimana mestinya ia terpengaruh teman-temannya yang nakal. Rozak bersama teman-temannya yang nakal pun membuat sebuah geng yang seringkali membuat onar, seperti memanjat pagar, bolos sekolah, bahkan memalak adik kelasnya. Rozak dengan geng nya juga sering bolos sholat berjamaah di sekolah,merokok, dll. Karena perbuatannya itu, ia seringkali menjadi kambing hitam dan terdakwa dalam kasus nya. Rozak juga sering masuk ruang BK dan diberikan konseling oleh konselor, bahkan ia pernah dipanggil kepala sekolah karena kenakalan nya. Meskipun demikian, Rozak tidak pernah jera dengan apa yang ia perbuat. Cukup banyak teman-temannya Rozak yang prihatin dengan yang dialami Rozak sehingga mereka menasehatinya. Tetapi Rozak hanya meremehkan dan mengabaikan nasihat teman-temannya. (Baca juga : Syukuri Sekecil Apapun Nikmat Yang Kau Terima) read more

Tasbih Pengantar Hijrah

Tasbih Pengantar Hijrah

Tasbih Pengantar Hijrah

Dikirim oleh : Wendari Iga Susilo

Instagram : @wendariiga_

Tasbih Pengantar Hijrah

            Pagi yang cerah telah dirasakan oleh Zahra di waktu itu, betapa bahagianya dia yang akan berlibur dengan keluarga besar nya . Karena kebetulan waktu itu sedang liburan hari raya sehingga sebagian besar keluarganya libur menjalani akktivitas sekolah maupun pekerja .

            Di cerita ini Zahra merupakan anak yang awalnya sangat jauh dengan sang pencipta, begitu juga dengan ayah dan ibu nya . Zahra seorang anak mahasiswa yang kuliah di universitas yang bagus .  Ayah nya seorang pengusaha sukses yang bernama Pak Arman begitu juga dengan ibunya yang bernama Bu Azizah . Segala kebutuhan dan keinginan Zahra selalu terpenuhi . Zahra merupakan anak tunggal di keluarga kecil itu . Rumah megah, mobil mewah, dan uang yang banyak semuanya telah ia miliki . (Baca juga : Usaha Takkan Pernah Mengkhianati Hasil) read more

Usaha Takkan Pernah Mengkhianati Hasil

Usaha Takkan Pernah Mengkhianati Hasil

Usaha Takkan Pernah Mengkhianati Hasil

Dikirim oleh : Indana Alfi N

e-mail : [email protected]

Usaha Takkan Pernah Mengkhianati Hasil

      Siti Khumairoh adalah anak dari Bapak Aminudin dan Ibu Aminah. Ayahnya hanyalah seorang petani dan ibunya hanyalah seorang penjual sayur di pasar. Setelah lulus SMA dengan hasil ujian yang memuaskan, ia pun bertekad untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. (Baca juga : Surat Terakhir untuk Sahabat Sejati)

      Meskipun keadaan ekonomi yang pas-pasan, itu tidak menyurutkan niatnya untuk masuk ke perguruan tinggi. Ia pun mendaftarkan diri di salah satu perguruan tinggi negeri  di Surabaya dan mengambil jurusan akutansi. read more

Surat Terakhir untuk Sahabat Sejati

Surat Terakhir untuk Sahabat Sejati

Surat Terakhir untuk Sahabat Sejati

Dikirim oleh : Dwi Ayu Permatasari

Instagram : @dwiayu_23

Surat Terakhir untuk Sahabat Sejati

      Izza dan ayu itu nama dua sahabat yang selalu bersama,susah senang selalu mereka lewati bersama.

      Izza selalu memberikan Ayu perhatian, selalu menasehati ayu jika ayu nakal atau salah tingkah.

      Suatu ketika Ayu sering sakit kepala, mimisan dan keaadaan ayu tidak menentu. Kadang kadang badannya sangat panas atau sangat dingin, entah apakah sakit yang diderita oleh Ayu. (Baca juga : Saat Hati Lelah Berubah Menjadi Lillah) read more

Syukuri Sekecil Apapun Nikmat Yang Kau Terima

Syukuri Sekecil Apapun Nikmat Yang Kau Terima

Syukuri Sekecil Apapun Nikmat Yang Kau Terima

Dikirim oleh : SYARIVA IMELDA PUTRI

e-mail : [email protected]

Syukuri Sekecil Apapun Nikmat Yang Kau Terima

        Hari itu ada seorang guru yang mengajarkan tentang 7 keajaiban dunia di suatu sekolah dasar yang terletak tak jauh dari rumah guru tersebut. Tidak ada yang istimewa di hari itu, hanya hari biasa seperti hari hari sebelumnya. Guru itu mulai mengajar di sekolah dasar itu di kelas 5A. tapi ada hal yang sangat berharga yang sangat sederhana tapi berkesan dan sulit dilupakan. (Baca juga : Tenggelam di Kedalaman 4 Meter) read more

Tenggelam di Kedalaman 4 Meter

Tenggelam di Kedalaman 4 Meter

Tenggelam di Kedalaman 4 Meter

Dikirim oleh : Nur Aprilia

Instagram : @apriliamerlin_

Tenggelam di Kedalaman 4 Meter

      Minggu pagi yang cerah membuat hatiku gembira ketika aku menerima telvon dari wendari dan kudengar ajakan dia untuk berenang bersamaku, tanpa berfikir panjang ku “Iya” kan ajakan wendari. Dan aku bertanya “kemana kita akan berenang?” , “Suncity”  jawabnya. Segera aku bersiap-siap dan tak lama kemudian wendari datang menjemputkubsegera aku berpamitan ke ibuku, dan akhirnya aku berangkat sekitar pukul 08:00. (Baca juga : Gadis Bermata Empat) read more

Saat Hati Lelah Berubah Menjadi Lillah

Saat Hati Lelah Berubah Menjadi Lillah

Saat Hati Lelah Berubah Menjadi Lillah

Dikirim oleh : Dwi Ayu Permatasari

Instagram : @dwiayu_23

Saat Hati Lelah Berubah Menjadi Lillah

Aku santri…

          Tanggal 25 Juni 2015 awal aku menjalani kehidupan di pondok pesantren. Disana aku belajar arti kemandirian dan mendalami islam. Kesusahan yang aku alamai sendirian, tangisan di setiap malam, bersama sajadah biru yang menyelimutiku. Bayangan orangtua pun selalu berada di benakku. (Baca juga : Gadis Bermata Empat)

          Hari-hariku selalu diselimuti oleh rasa rindu pada orangtuaku dan kehidupanku saat berada dirumah. Jika saat aku dirumah dulu, aku selalu di manjakan oleh ibu, selalu menyantap masakan ibu, sampai menceritakan semua masalah kepada ibu. Namun sekarang berbeda, dipondok kita benar-benar di ajarkan untuk mandiri dan diajarkan juga ilmu tentang keagamaan tentunya. read more