I Leave My Heart In Lebanon Seri 2

I Leave My Heart In Lebanon Seri 2

I Leave My Heart In Lebanon Seri 2

I Leave My Heart In Lebanon Seri 2

Dikirim oleh : Narendra Dini

Instagram : @narendradinni

Lebanon, 25 November 2015 ….

      Malam hari waktu Lebanon, Kapten Guntur beserta semua pasukan nya menuju ke markas di Lebanon setelah sampai dan semua nya langsung berangkat dari Bandara Lebanon menuju ke markas TNI.

      Terdapat 12 mobil besar yang membawa pasukan menuju markas. 1 mobil bisa bermuat 20 – 25 orang. (Baca juga : I Leave My Heart In Lebanon Seri 1)

      Di tengah perjalanan menuju markas, suara ledakan bom terdengar di dekat mobil terakhir. Pengemudi memberi tahu lewat Holkytaky agar seluruh pasukan lain bisa berhenti dan melihat, ledakan apa yang terjadi.

      12 mobil tersebut berhenti dan seluruh pasukan langsung turun dari mobil dan mempersiap kan senjata apabila ada serangan mendadak. 

      Semua pasukan melingkari sebuah tas hitam yang tampak mencurigakan. Semua pasukan TNI menyodorkan senapan yang mereka bawa kearah tas hitam tersebut.

      Kapten Guntur memeriksa isi tas mencurigakan tersebut dengan hati – hati. Kapten membuka tas tersebut yang ternyata isi nya hanya sebuah pasir yang di kantongi plastik. Kapten menemukan sepucuk surat dalam kantongan plastik tersebut. (Baca juga artikel lain pada : Bapak Nesu mergo sego pecel)

      Kapten menyuruh agar semua pasukan nya menurunkan senapan dan Kapten mulai membaca surat dengan lantang. 

      “Lebanon masih daerah milik mantan presiden kami. Kami ingin merebut nya kembali namun penduduk yang tinggal di Lebanon, tak mau menyerahkan tanah itu. Dengan terpaksa, kami melakukan cara keras. Sewaktu – waktu, kami akan menyerang negara Lebanon dan kami akan berkuasa kembali di negara itu ketika Lebanon sudah di tangan pemimpin kami”

      Kapten menerjemah kan langsung isi surat itu dari bahasa Inggris ke Indonesia. Kapten berdiri perlahan dan menatap seluruh pasukan nya.

Lalu ia berkata…

      “Belum sepenuh nya kita satu hari disini, kita sudah mendapat ancaman bahwa sewaktu – waktu, musuh negara ini akan menyerang kapan saja. Kita harus siap siaga 24 jam untuk berjaga – jaga. Kehadiran kita belum diketahui oleh penduduk Lebanon ini, kita akan meeting kecil setelah ini. Semua paham ??!! (Baca juga artikel lain pada : SETAN INGIN PENSIUN DINI)

      Seluruh pasukan melanjutkan perjalanan ke markas setelah mendapat sedikit pengarahan dari Kapten Guntur.

Ikutilah kelanjutan cerita I Leave My Heart In Lebanon Seri 2 pada SERI 3

BERSAMBUNG

      Itulah postingan cerbung tentang I Leave My Heart In Lebanon Seri 2 yang telah dikirim oleh salah seorang sahabat kita. Semoga kita dapat terhibur dari cerbung tentang I Leave My Heart In Lebanon Seri 2 diatas. (Baca juga cerpen lain pada : Soal Kolonialisme dan Imperialisme Barat di Indonesia)

Kirimkan tulisan kalian yang lain melalui e-mail ke: [email protected]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *