Jalan Terjal Mengarungi Kehidupan

Jalan Terjal Mengarungi Kehidupan

Jalan Terjal Mengarungi Kehidupan

Jalan Terjal Mengarungi Kehidupan

Dikirim oleh AMANDA SEPRIA IKA WATI

Jalan hidup ini memang berliku dan terjal

Bagaikan tebing tanpa titian dan pegangan

Hanya seutas tali yang diikatkan pada pinggang

Sebagai penopar agar mampu untuk mendakinya

(baca juga puisi lain pada : Diatas Sajadah Terucap Doa)

Kehati-hatian penunjuk jalan

Kewaspadaan jadi sebuah pedoman

Karna bila sekali saja terjatuh maka imanlah yang melayang

Sekali terjerumus maka keyakinan mulai sirna

(baca juga artikel lain pada : Pantun Lelucon Jowo)

“Ya Allah”

Bimbing lah kami dalam mengarungi perjalanan hidup ini

Agar kami tak terjatuh dan terjerumus ke dalam jurang kehancuran

Yang mungkin kelak menyebabkan diri kami tiada arti

Yang pada akhirnya iman dada kami mati

(baca juga artikel lain pada : Drama Bawang Merah and Bawang Putih)

“Ya Allah”

Kuatkanlah tali pengikat keyakinan kami

Jangan sampai terputus oleh keadaan

Kuatkanlah pijakan kami

Jangan sampai terpeleset dan jatuh ke dalam jurang kehancuran

“Ya Robb”…….Aamiin

       Itulah postingan puisi renungan yang berkaitan dengan jiwa nasionalisme terhadap kebanggan negara kesatuan republik Indonesia tercinta yang telah dikirimkan oleh salah seorang sahabat kita yang dapat kami bagikan pada kesempatan kali ini dengan harapan semoga kita dapat mengambil hikmah dari postingan puisi tentang renungan sebagai bagian dari warga negara Indonesia diatas. (Baca juga artikel lain pada : Soal PTS Seni Budaya Kelas 7 Semester 1)

Kirimkan tulisan kalian yang lain melalui e-mail ke: [email protected]

One thought to “Jalan Terjal Mengarungi Kehidupan”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *