Kenangan Dibalik Amnesia

Kenangan Dibalik Amnesia

Kenangan Dibalik Amnesia

Kenangan Dibalik Amnesia

Dikirim oleh : Sintya Agustin Setiawan

Instagram : @sintya_agustina

       Di sebuah desa, tinggalah seorang pemuda bernama Toni, dia bertubuh tinggi, dan bertahilalat di sebelah pipi kirinya, serta memakai kacamata. Toni adalah salah satu siswa Sekolah Menengah Pertama yang selalu di juluki oleh temannya idiot. Dia mendapat julukan ini karena dia terlalu pendiam di kelas dan jarang sekali bergaul dengan temannya yang lain kecuali dengan Ari, yaitu teman dekat Toni sejak kecil, dan juga tetangga rumahnya. Namun di balik sifat pendiamnya, sebenarnya dia adalah murid yang pandai. Dia juga pernah juara silat. Karena sifatnya yang pendiam dan lugu, dia sering dibully oleh temannya dan sering dimanfaatkan. (Baca juga : Teman Lebih Dari Sekedar Mantan)

       Suatu hari ketika hari Rabu, kelas Toni mendapat giliran untuk berolah raga. Pada saat Toni ingin ke lapangan bersama Ari, tiba tiba dia terjatuh karena batu di depannya, sehingga dia juga membuat jatuh Fany tanpa sengaja. Kejadian itu tanpa sengaja dilihat oleh Rangga, berandal kelas yang suka dengan Fany. Karena Rangga sangat marah, tanpa berfikir panjang lagi, akhirnya dia melemparkan bola ke kepala Toni dengan sengaja. Hal itu membuat Toni berbenturan dengan tiang di depannya dan membuatnya jatuh pingsan.

       Akhirnya Toni dilarikan ke rumah sakit oleh gurunya. Tidak lama kemudian orang tuanya datang untuk memeriksa keadaan anak tunggalnya itu. Tiga jam pun berlalu. Sang dokter pun keluar dengan membawa laporan dan menyatakan bahwa Toni telah mengalami amnesia. Orang tua Toni merasa tidak percaya, dan langsung masuk untuk memeriksanya sendiri. Ternyata benar, meskipun mencoba mengingatkan kembali ingatan Toni, hal itu percuma saja. Toni bahkan tidak ingat siapa dirinya.

       Akhirnya setelah pulang dari rumah sakit, orang tua Toni memutuskan untuk pindah ke kota dan memulai hidup baru bersama putra kesayangannya. meskipun Toni tidak lagi menganggapnya sebagai orang tuanya, namun sebagai paman dan bibinya. (Baca juga artikel lain pada : Sasaran Hukum Islam)

       Berkat amnesianya itu, Toni kini menjadi murid populer di sekolah barunya. Dia menjadi populer karena kepintarannya dan ketampanannya. Sehingga tidak sedikit teman yang bergaul dengannya. Bahkan hampir semua cewek di kelas tertarik padanya. Namun meskipun begitu, Toni tetap cuek dengan semua itu, karena dia datang ke sekolah ini hanya untuk tujuan belajar.

       Hingga tibalah waktunya ketika Toni sedang menghadapi ujian kelulusannya. Dia sangat bersemangat dan terus belajar sekuat mungkin demi mendapatkan nilai yang memuaskan agar bisa sekolah di SMA favorit. Dan pada ahirnya mimpi Toni terkabul, dia bisa sekolah di SMA yang dia inginkan tanpa harus les apapun dia bisa berhasil.

       Dua tahun kemudian ketika Toni masih duduk di bangku kelas 2 SMA, dia masih belum mengingat masalalunya sama sekali. hingga ahirnya, Orang tua Toni memutuskuskan untuk kembali ke desa, dengan harapan semoga anaknya mendapatkan kembali ingatannya. Dengan begitu, otomatis Toni harus berpindah sekolah lagi. (Baca juga artikel lain pada : USBN Pendidikan Agama Islam SMA)

       Sesampainya di desa, Toni merasa seperti tidak asing lagi dengan desa masa kecilnya itu. Dia mulai merasa sedikit ingat dengan masalalunya. Keesokan harinya, Toni mulai bersekolah di SMA favorit di desanya, namun kali ini Toni sudah berubah tidak seperti dulu lagi. Disitulah Toni dipertemukan kembali dengan teman masalalunya. Kebetulan pada waktu itu, Toni sekelas dengan Ari dan Fany. Dengan begitu Ari dan Fany mempunyai banyak kesempatan untuk mencoba mengembalikan ingatan temannya itu.

       Namun meskipun telah mencoba beberapa kali, Toni masih belum ingat semuanya, malah hal ini sempat membuat renggang hubungan persahabatan mereka. Tapi pada akhirnya mereka bersatu kembali. karena gagal berulang kali, Fany dan Ari merasa menyerah dan putus asa.

       Suatu hari ketika saat hendak berolah raga, FanY dan Ari menuju ke lapangan. Dan tanpa sengaja Fany terjatuh, sehingga mendorong Toni ke depan hingga menabrak sebuah tiang. Hal yang sama seperti masalalu terulang kembali. kejadian itu membuat Toni pingsan seperti halnya masalalunya dulu. Setelah memalui pemeriksaan dokter, ternyata Toni telah dinyatakan sembuh dari amnesianya.

       Sungguh berita yang sangat membahagiakan dan sebuah keajaiban. Karena hal ini Ari dan Fany merencanakan untuk membuat pesta kecil untuk Toni. Meskipun pesta itu berlangsung dengan sangat sederhana, namun pesta itu penuh dengan arti persahabatan. Di tengah tengah pesta tiba tiba datang juga teman lama Toni yang sering membulinya dulu yaitu Rangga. Namun kali ini dia tidak ingin lagi membuat masalah karena dia datang untuk meminta maaf. AKhirnya Toni memaafkannya dan menerimanya sebagai sahabatnya lagi. Mereka akhirnya hidup bahagia dan saling membantu satu sama lain. Hingga kuliah dan selamanya selalu bersama.

Akhir cerita Kenangan Dibalik Amnesia

       Itulah postingan cerpen yang berjudul Kenangan Dibalik Amnesia yang telah dikirim oleh salah seorang sahabat kita. Semoga kita dapat mengambil hikmah dari cerpen tentang Kenangan Dibalik Amnesia diatas. (Baca juga artikel lain pada : Percakapan Antara Anak dan Induk Ayam)

Kirimkan tulisan kalian yang lain melalui e-mail ke: [email protected]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *