Langit Menggantungkan Mendung

Langit Menggantungkan Mendung

Langit Menggantungkan Mendung

Dikirim Oleh : Reni purwatiningsih

Rasanya kau masih di sini

Duduk manis di lorong jantungku

Di antara paru-paru, kenangan dan sedegub rindu

Kau tau? . . . . .

Hari ini begitu mellow

Langit menggantungkan mendung

Dan aku menggantungkan doa pada Sang Pencipta agar kita bertemu

(baca juga : Kenangan Indah Masa Lalu)

Rasanya kau masih di sini

Tertawa bersama atau memakan bekal di bawah pohon

Di bawah rindang manja dan cubitan mesra

Kau paling pandai sekali untuk menumbuhkan rona di pipiku

Aku tersipu dan kenangan kita hari itu begitu syahdu

(Baca juga artikel lain pada : Sayangku Masih Bersemi)

Rasanya kau masih di sini

Aku ingin membawamu ke suatu tempat lagi

Biar kita merencanakan berbagai impian

Namun , engkau jauh wahai kekasih

Dan di sini ku tak tau harus berbuat apa

(Baca juga artikel lain pada : Pelajaran Dibalik Hujan Turun)

Cinta dan rindu ini

Hanya dan masih padamu yang terkasih

Yang mampu membuatku sesetia ini

      Itulah postingan puisi cinta tentang Langit Menggantungkan Mendung yag telah dikirimkan oleh salah seorang sahabat kita yang dapat kami bagikan pada kesempatan kali ini dengan harapan semoga kita dapat mengambil hikmah dari postingan puisi cinta tentang Cinta Itu Kata Hati Bukan Lembaran Puisi diatas. (Baca juga artikel lain pada : Soal Pilihan Ganda Ciri-Ciri Makhluk Hidup)

Kirimkan tulisan kalian yang lain melalui e-mail ke: [email protected]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *