Indahnya sebuah Persahabatan

Indahnya sebuah Persahabatan

Indahnya sebuah Persahabatan

Indahnya sebuah Persahabatan

Dikirim oleh : Okta Fransiska

e-mail : [email protected]

      Suatu pagi sebelum berangkat sekolah, tepatnya pukul 06:00 pagi. Erna sarapan pagi bersama Ayah dan Ibunya. Pada saat itu juga ayahnya berkata ” Erna,ibu ayah pindah tugas ke jakarta jadi, besok kita pindah rumah “. (Baca juga : Selamat Malam New York)

Tanya Erna ” Yah, kok pindah sih? “

Jawab Ayah ” yaa, mau bagaimana lagi nak “.

      Selesai makan Erna membantu ibunya untuk membersihkan meja makan dan mencuci piring di dapur. Setelah itu Erna siap – siap berangkat ke sekolah diantar ayahnya. Di sekolah Erna mempunyai sahabat yang dianggap seperti saudara. read more

Selamat Malam New York

Selamat Malam New York

Selamat Malam New York

Selamat Malam New York

Dikirim oleh : Amanda Avilia

Instagram : @mandalie76

Selamat Malam New York

     Setiap bangun tidur, kata pertama yang Ali katakan adalah “Selamat Malam New York”. Dari usianya empat tahun, ia sangat ingin mengunjungi salah satu kota di negeri Paman Sam itu. Namun apalah daya, ibu dan ayahnya hanyalah seorang pemulung yang setiap hari membanting tulang hanya untuk mencari makan. Bahkan terkadang uang untuk makan saja tak cukup, apalagi untuk biaya ke New York.

     Ali mengenal New York dari Dimas, teman sekolahnya dulu saat ia masih tk. Setelah lulus, ia tak pernah bertemu lagi dengan Dimas karena ia harus putus sekolah demi membantu orang tuanya mencari uang. Namun bayangan foto keindahan kota New York yang Dimas tunjukkan saat itu masih melekat dalam otaknya dan semakin hari semakin mengganggu pikirannya. (Baca juga : Ketika Iman Tergadaikan) read more

Hujan Yang Membawa Kenangan

Hujan Yang Membawa Kenangan

Hujan Yang Membawa Kenangan

Dikirim oleh : Ike Permatasari

Hujan Yang Membawa Kenangan

Ketika kau turun ke bumi

Kau membawa kenangan masa laluku kembali

Kenangan yang ku pendam sejak dulu

Kenangan yang ku kubur di hatiku paling dalam

(Baca juga : Cahaya Indah Mentari Pagi)

Ketika kau membasahi bumi

Kau juga membasahi luka yang mulai mengering

Membasahi luka lama yang amat perih di hati

Mengingatkanku tentang seseorang di masa lalu

Kau membasahi anak anak yang bermain saat kau turun

Membuat mereka bahagia sebelum sakit

Sama seperti dia yang membuatku bahagia sebelum sakit read more

Cahaya Indah Mentari Pagi

Cahaya Indah Mentari Pagi

Cahaya Indah Mentari Pagi

Kiriman : Fisqiyyah Azaliyyah Rahma

Instagram : @fisqiyazhraa

Cahaya Indah Mentari Pagi

Pagi hari ku lihat mentari terbit

Cahayanya menemani kicauan burung

Udara segar seperti di surga

Serta tetesan embun menambah suasana

Suasana pagi yang cerah ini

(Baca juga : Bersatu dalam Kalbu)

Malam hari kupandangi langit

Banyak bintang bertaburan

Kerlap kerlip bercahaya

Indah terkagum kagum ku lihatnya

Cahaya bintang yang sangat indah

Menemani malam yang dingin ini

Diterpa angin malam sepoi sepoi

Cahaya indah malam hari

Menjadikan terang isi bumi read more

Bersatu dalam Kalbu

Bersatu dalam Kalbu

Bersatu dalam Kalbu

Bersatu dalam Kalbu

Dikirim oleh : Devi Indriani

Instagram : @devi_indr

Sahabat yang Bersatu dalam Kalbu

Wahai sahabatku…

Kau bagaikan orang tua

Di waktu aku butuh nasihat

Kau bagaikan obat di saat aku sakit

(Baca juga : Sebuah Puisi Untuk Ibu)

Wahai sahabatku…

Kau adalah sahabat sejatiku

Jangan kau lupakan aku

Walau kau jauh dariku

Aku akan mencoba mengerti itu

Wahai sahabatku…

Walau kita tak selamanya bersatu

Kan ku simpan didalam kalbu

Semua kenangan yang pernah kita lalui bersama

Di saat suka maupun duka

(Baca juga puisi lain pada : Dia Sebagai Pelengkap Tulang Rusukku) read more

Sebuah Puisi Untuk Ibu

Sebuah Puisi Untuk Ibu

Sebuah Puisi Untuk Ibu

Sebuah Puisi Untuk Ibu

Dikirim oleh : Mochammad Alfito Dwi Cahyono

e-mail :  [email protected]

Sebuah Puisi Untuk Ibu

Ibu, . . . . . . .

kau telah melahirkanku dengan taruhan nyawamu

Kau telah membesarkanku dengan keringatmu

Kau berikan semua kasih sayangmu untukku

Kau merawatku dengan sepenuh hatimu

Dan engkau juga mendidikku dengan penuh kasih sayang.

(Baca juga : Ketulusan Dibalas Pengkhianatan)

Ibu, . . . . . . . .

Kau yang mengajariku berjalan

Engkau juga yang mengajariku berbicara

Siang dan malam kau habiskan waktumu untukku read more

Ketulusan Dibalas Pengkhianatan

Ketulusan Dibalas Pengkhianatan

Ketulusan Dibalas Pengkhianatan

Dikirim oleh : Khoirunnisa Fibianti

Instagram : @khoirunnisa.fba

Ketulusan Dibalas Pengkhianatan

Terima kasih telah hadir dalam hidupku,

(Baca juga artikel lain : Guyuran Hujan di Pagi November)

Menghadirkan cinta yang tak pernah aku duga sebelumnya,

Aku tak pernah menyangka cinta itu datang diluar dugaan ku,

Yang awalnya cinta itu menghadirkan kebahagiaan setiap saatnya……..

Dan pada akhirnya cinta itu terputus karena kamu yang telah mengkhianati cinta itu………

Cinta yang awalnya berisi ketulusan dan dibalas dengan penghianatan mu……. read more

Guyuran Hujan di Pagi November

Guyuran Hujan di Pagi November

Guyuran Hujan di Pagi November

Dikirim oleh : Rena Amalya

e-mail           : [email protected]

GUYURAN HUJAN DI PAGI NOVEMBER

Di bawah guyuran hujan di pagi november…

Kau berlari ke arahku

Membawa setangkai mawar merah

Yang kau tujukan untukku…

(Baca juga : Termotivasi oleh Pahlawan Bangsa)

Kau berlutut di depanku…

Mengarahkan mawar itu kepaadaku

Dan kau menyatakan cintamu untukku….

Kau menjadikan aku wanita paling beruntung di pagi itu…

Di bawah guyuran hujan di pagi november

Kau merubah duniaku…

Menjadi seperti bunga yang mekar di taman read more

Termotivasi oleh Pahlawan Bangsa

Termotivasi oleh Pahlawan Bangsa

Termotivasi oleh Pahlawan Bangsa

Termotivasi oleh Pahlawan Bangsa

Dikirim oleh : Intan Nuraini

e-mail   : [email protected]

Instagram : @intaann99                                                                                                                              

Terinspirasi oleh Pahlawan Bangsa

Pahlawan bangsa

Bukanlah seseorang yang ingin dikenal semua masa

Melainkan seseorang yang berjuang dan berusaha

Berusaha melawan penjajah dari segala arah

(Baca juga : Ketika Iman Tergadaikan) read more

Ketika Iman Tergadaikan

Ketika Iman Tergadaikan

Ketika Iman Tergadaikan

Dikirim oleh : Wendari Iga Susilo

Instagram ; @wendariiga_

SMPN 1 Tarik

      Sebuah Kehidupan keluarga yang keluar dari ketaqwaan dan keimanan, dipenuhi dengan nafsu keduniaan dan kemewahan, itulah yang lagi Tren saat akhir zaman. (Baca juga : Syarat dan Ketentuan Naskah)

      Ketika hidup yang jauh dari rasa syukur atas karunia Alloh SWT, membuat sebagaian orang akan lari dari keimanan demi mengejar kemewahan dunia, hal ini akan membuat orang semakin jauh dari Tuhannya Penciptanya. Orang akan mengejar kesuksesan dunia tanpa berfikir kelak dia akan dimintai pertanggung jawaban di akhirat nanti. read more