Saat Hati Lelah Berubah Menjadi Lillah

Saat Hati Lelah Berubah Menjadi Lillah

Saat Hati Lelah Berubah Menjadi Lillah

Dikirim oleh : Dwi Ayu Permatasari

Instagram : @dwiayu_23

Saat Hati Lelah Berubah Menjadi Lillah

Aku santri…

          Tanggal 25 Juni 2015 awal aku menjalani kehidupan di pondok pesantren. Disana aku belajar arti kemandirian dan mendalami islam. Kesusahan yang aku alamai sendirian, tangisan di setiap malam, bersama sajadah biru yang menyelimutiku. Bayangan orangtua pun selalu berada di benakku. (Baca juga : Gadis Bermata Empat)

          Hari-hariku selalu diselimuti oleh rasa rindu pada orangtuaku dan kehidupanku saat berada dirumah. Jika saat aku dirumah dulu, aku selalu di manjakan oleh ibu, selalu menyantap masakan ibu, sampai menceritakan semua masalah kepada ibu. Namun sekarang berbeda, dipondok kita benar-benar di ajarkan untuk mandiri dan diajarkan juga ilmu tentang keagamaan tentunya.

          Sempat lelah karena begitu banayak kesulitan yang kualamai sepanjang hari. mulai dari tugas sekolah hingga tugas diniah, entah itu tugas kelompok atau tugas individu. Terkadang aku merasa lelah saat kehilangan arah.

          Banyak sekali kegiatan-kegiatan yang harus aku lakukan mulai dari diniah subuh, diniah ashar, diniah magrib sampai diniah isya’ ada juga menghafal al-qur’an dan masih banyak lagi.

          Satu hal yang paling susah untukku adalah menghafal beberapa ayat al-qura’an. Kegiatan ini memang baru aku lakukan, mangkanya menurutku itu adalah hal yang sulit. Sudah berulang kali telah ku coba menghafal beberapa ayat al-qur’an namaun kegagalan selalu kudapati. Awalnya aku menyerah dan pasrah.

          Namun aku sadar saat kiyaiku berceramah bahwa “jangan mudah menyerah, ilmu akan merambat dengan perlahan. Yang penting bermanfaat, dan ingat kerjakan sesuatu dengan lillah karena allah, niscaya akan berhasil”. Kata-kata itu yang mampu membugah semangatku. (Baca juga artikel lain pada : Manfaat Makanan 4 Sehat 5 Sempurna)

          Sejak saat itu aku mencoba merubah hari yang telah lelah menjadi berkah dan merubah niat untuk lillah. Selalu yakin bahwa semua niat tergantung pada perbuatannya dan yakin bahwa allah selalu bersamaku.

      Sejak saat itu juga kujadikan pondokku rumahku, pondokku surgaku. Mulai saat itu, aku akan menjadi anak yang tak kenal lelah dan selalu menghiasi semua hariku dengan niat lillah. Tiada hari yang kulalui dengan lelah karena aku hidup dipondok dengan niat lillah. Niat lillah bisa merubah hariku yang lelah menjadi indah.

      Itulah postingan kisah inspiratif tentang Saat Hati Lelah Berubah Menjadi Lillah yang telah dikirim oleh salah seorang sahabat kita. Semoga kita dapat mengambil hikmah dari kisah inspiratif tentang Saat Hati Lelah Berubah Menjadi Lillah diatas. (Baca juga artikel lain pada : Tiada Hati Yang Sempurna

Kirimkan tulisan kalian yang lain melalui e-mail ke: [email protected] 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *