Senandung Sunyi Kemiskinan

Senandung Sunyi Kemiskinan

Senandung Sunyi Kemiskinan

Senandung Sunyi Kemiskinan

Dikirim oleh : Assholihatun Nisa

Instagram     : @asnisa_

Dipagi buta
Kulihat langit yang masih gelap
Dan ku tertuju pada kekosongan kehidupan
Kini aku yang duduk termenung
Tidak bisa berkata, kuingin kau yang berkata

(Baca juga puisi lain pada : Takdir Menghalangi Rasa Hati)

Aku menyerahkan nyawaku
Untuk seorang lintah darat
Yang tak memiliki hati
Saat menjelang pagi yang cerah
Aku berharap agar aku bisa tiba di pasar
Namun harganya sangat sombong
Dan tidak mau lagi bersahabat dengan orang sepertiku

(Baca juga artikel lain pada : Pengertian dan Contoh Majas Epifora)

Namun aku bersyukur dipagi ini
Karena Tuhan telah memberikan kehidupan untukku
Beribu do’a kami untuk menyelamatkan tempat tinggal kami
Mereka yang rakus dan memakan harta rakyat
Selalu mencoba menjadi seseorang yang tinggi dan merendahkan kami

(Baca juga artikel lain pada : Expression of Hope or Wish and Its Response)

Senandung pagi yang menghiasi relung sukmaku
Selalu terbunyi dengan ketulusan hati
Jabatlah tanganku agar aku percaya dengan diriku
Dan menghilangkan nyanyian sunyi ini

       Itulah postingan puisi tentang renungan yag berjudul Senandung Sunyi Kemiskinan yang telah dikirimkan oleh salah seorang sahabat kita yang dapat kami bagikan pada kesempatan kali ini dengan harapan semoga kita dapat mengambil hikmah dari postingan puisi tentang renungan diatas. (Baca juga artikel lain pada : UAS Bahasa Inggris Kelas 8 Semester Genap)

Kirimkan tulisan kalian yang lain melalui e-mail ke: [email protected]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *