Tangisan Air Mata Ibu

Tangisan Air Mata Ibu

Tangisan Air Mata Ibu

Tangisan Air Mata Ibu

Dikirim oleh : Dhynda Syahfira Nurjannah

Dalam senyum kau sembunyikan letihmu

Derita siang malam menimpamu

Tak sedetik pun menghentikan langkahmu

Untuk bisa memberi harapan baru bagiku

 (Baca juga : Demi Anak Ibu Meneteskan Air Mata)

Seonggok cacian selalu menghampiri

Secerah hinaan tak peduli bagimu

Selalu kau teruskan langkah untuk masa depanku

Mencari harapan baru bagi anakmu

(Baca juga artikel lain pada : Keistimewaan Daerah yang Dilalui Garis Khatulistiwa)

Bukan setumpuk emas yang kau harapkan dalam kesuksesanku read more

Rindu Menanti Bersama Air Hujan

Rindu Menanti Bersama Air Hujan

Rindu Menanti Bersama Air Hujan

Rindu Menanti Bersama Air Hujan

Dikirim oleh : Dwi Laras

Ketika tangan sudah tak mampu menggapainya

Dan ketika bibir tak mampu berucap kata-kata

Disitu aku berteduh

Ketika hujan deras membasahi tubuhku

(Baca juga puisi lain pada : Perpisahan Tak Terhindarkan)

Namun tak kubiarkan hujan membasahi tubuhmu

Disini aku merindu, merindukanmu yang setiap kali datang

Bersama hujan

Lambat hari pun berlalu, sehingga memaksakan aku untuk

Melupakanmu 1hari, 2hari, 3hari, hingga 365 hari yang terlewati

(Baca juga artikel lain pada : Donga Kanggo Ibu) read more

Sandaran Terbaik Bagi Hati

Sandaran Terbaik Bagi Hati

Sandaran Terbaik Bagi Hati

Sandaran Terbaik Bagi Hati

Dikirim oleh : Dwi Ayu Permatasari

Instagram : @dwiayu_23

Luka yang telah hadir

Menyapu kenikmatan yang telah terukir

Membuat air mata jatuh mengalir

Jejak langkah pergi berlari

(Baca juga : Bintang Bersinar Dalam Kegelapan)

Begitu banyak noda didalam hati

Yang tak mampu untuk pergi

Menaungi jejeran bukit tinggi

(Baca juga artikel lain pada : Beberapa Contoh Judul Skripsi Bahasa Inggris)

Cinta telah terganti oleh luka

Berlalu pergi jauh tak bernada

Seseorang yang dulu selalu ada read more

Demi Anak Ibu Meneteskan Air Mata

Demi Anak Ibu Meneteskan Air Mata

Demi Anak Ibu Meneteskan Air Mata

Demi Anak Ibu Meneteskan Air Mata

Dikirim oleh : Aknes Nur.A

e-mail : [email protected]

Ibu….

Kaulah yang mengandung ku selama kurang lebih 9 bulan

Kaulah yang melahirkan ku dengan penuh perjuangan

Kaulah yang mempertaruhkan nyawamu demi diriku

Tanpamu ibu aku tak akan ada dalam dunia bersamamu

(Baca juga : Ibu Pertaruhkan Nyawa Demi Anak)

Ibu….

Engkau yang membesarkan ku dari kecil sampai saat ini

Engkau yang selalu memberikan kasih sayang setulus hati

Engkau yang mendidikku agar menjadi orang yang berguna read more

Kenangan Dalam Canda Tawa

Kenangan Dalam Canda Tawa

Kenangan Dalam Canda Tawa

Kenangan Dalam Canda Tawa

Dikirim Oleh : Deby Crystina

Instagram : @Debycrystina17

e-mail : [email protected]

Masih ingatkah saat kita bersama dahulu

Mengingat tali persahabatan dengan begitu erat

Yang mungkin tidak seorangpun dapat melepasnya

Untuk memisahkan kita semua

(Baca juga : Makna Seorang Sahabat)

Namun detik demi detik kian berlalu

Semua telah hilang di telan zaman

Bagaikan dedauanan yang terurai tanah

Yang tak bisa kembali seperti semula

(Baca juga artikel lain pada : Jiwa Raga Bangkit Menyambut Cahaya) read more

Air Mata Kaum Hawa

Air Mata Kaum Hawa

Air Mata Kaum Hawa

Air Mata Kaum Hawa

Dikirim Oleh : Yolanda Bunga R.F

e-mail : [email protected]

Dari pertama ku memandang mu

Kau seseorang yang selama ini ku impikan

Yang selalu hadir di setiap mimpi indah tidurku

Parasmu membuatku ingin selalu memandang mu

Kau bersikap baik dan bijaksana

Membuat semua wanita mengagumimu

Kau menjadi idaman para kaum hawa

(Baca juga : Waktu Membunuh Rindu)

Kau selalu di inginkan wanita untuk menjadi imamnya

Begitu juga dengan diriku ini yang tidak sempurna

Tapi.., aku terdiam untuk sejenak read more

Air Sumber Kehidupan Makhluk Hidup

Air Sumber Kehidupan Makhluk Hidup

Air Sumber Kehidupan Makhluk Hidup

Air Sumber Kehidupan Makhluk Hidup

Dikirim oleh : Dinny Ariani

Instagram : @dinny.ariani

Air…

Kau berwarna putih kebiruan

Kau tiada henti mengalir

Dari sumber mata air, gunung dan sungai

(Baca juga : Keindahan Bulan Dihiasi Bintang)

Kau merupakan sumber kehidupan bumi

Kau juga menjadi kebutuhan makhluk hidup

Semua makhluk hidup sangat membutuhkanmu

Dalam setiap keadaan setiap hari

(Baca juga artikel lain pada : Hipotesis Asal-usul Tata Surya)

Hewan, tumbuhan, manusia akan mati tanpa adanya kau

Kau memberikan manfaat yang banyak bagi semua read more

Air Moves Slow Down

Air Moves Slow Down

Air Moves Slow Down

Sent By ; Anggraini

Instagram ; @anggraini_sagita sp.

 

Air…

You move slow down the clouds

Quietly without load on the cloud

You touch hair with slow

Without any flavor

(Also read : Delman Free Pollution Transportation)

Air…

I want like you

Get free, across the world without bounds

While the footsteps an unobstructed by wall

Invisible that you create without you are aware of

Grab the dream for around the world

(Also read other article at : Purpose and Generic Structure of Invitation Text)

Air…

You don’t animate and not worth read more

Tetes Air Mata Mengiringi Kepergian Ayah

Tetes Air Mata Mengiringi Kepergian Ayah

Tetes Air Mata Mengiringi Kepergian Ayah

Dikirim oleh : Nara Belva

Instagram : @narabelva

Tetesan Air Mata Mengiringi Kepergian Ayah

      Tiga tahun lalu kejadian ini membuatku tidak ada semangat untuk hidup. Kejadian ini berawal pada tanggal 6 Agustus 2014.Pada saat itu aku mendapat kabar bahwa ayahku masuk rumah sakit dikarenakan beliau memiliki penyakit paru-paru. Sejak adanya pemberitahuan itu, tiap kali sholat aku panjatkan sebuah doa agar ayahku bisa sembuh seperti dulu. (Baca juga : Bidadari berhijab milikku)

      Hari demi hari ku lalui tanpa kehadiran seorang ayah.Hingga pada tanggal 9 Agustus 2017 aku mendapat kabar, bahwa ayahku tiada. Pada saat itu juga aku langsung lemas dan terus saja menangis tiada henti. Aku juga tak percaya jika ayah pergi meninggalkanku begitu cepat. Aku tidak mau kehilangan ayah secepat ini. Aku tidak mau ayah pergi. Ayahku adalah semangatku. Bagaimana mungkin aku hidup tanpa seorang ayah disisiku? Ayah memang orang yang paling dekat denganku. Aku memang anak kesayangan ayah, ayah selalu mengutamakan kebahagiaanku. Aku tidak ikhlas ayah meninggalkanku secepat ini. Aku terus menangis tak henti-hentinya. read more

Biarkan Hati Menangis

Biarkan Hati Menangis

Biarkan Hati Menangis

Biarkan Hati Menangis

Oleh : Reni purwatiningsih

Menangislah wahai hati

Saat air mata tepat di pelupuk

Jangan tahan-tahan

Karena kadang menangis bisa menawar racun duka

Menangislah wahai hati

Kita bukan batu

(Baca juga : Jadilah Wanita Setegar Karang)

Suatu saat kita pasti akan menangis

Kita bukan tembok

Suatu saat kita pasti akan berduka

Menangislah wahai hati

Air mata tidak akan habis

(Baca juga artikel lain pada : Cinta Tidak Harus Berujung Indah)

Meski kau kuras setiap hitam membayang

Meski kau kuras setiap sujudmu read more