Kenangan Dalam Canda Tawa

Kenangan Dalam Canda Tawa

Kenangan Dalam Canda Tawa

Kenangan Dalam Canda Tawa

Dikirim Oleh : Deby Crystina

Instagram : @Debycrystina17

e-mail : [email protected]

Masih ingatkah saat kita bersama dahulu

Mengingat tali persahabatan dengan begitu erat

Yang mungkin tidak seorangpun dapat melepasnya

Untuk memisahkan kita semua

(Baca juga : Makna Seorang Sahabat)

Namun detik demi detik kian berlalu

Semua telah hilang di telan zaman

Bagaikan dedauanan yang terurai tanah

Yang tak bisa kembali seperti semula

(Baca juga artikel lain pada : Jiwa Raga Bangkit Menyambut Cahaya) read more

Air Mata Kaum Hawa

Air Mata Kaum Hawa

Air Mata Kaum Hawa

Air Mata Kaum Hawa

Dikirim Oleh : Yolanda Bunga R.F

e-mail : [email protected]

Dari pertama ku memandang mu

Kau seseorang yang selama ini ku impikan

Yang selalu hadir di setiap mimpi indah tidurku

Parasmu membuatku ingin selalu memandang mu

Kau bersikap baik dan bijaksana

Membuat semua wanita mengagumimu

Kau menjadi idaman para kaum hawa

(Baca juga : Waktu Membunuh Rindu)

Kau selalu di inginkan wanita untuk menjadi imamnya

Begitu juga dengan diriku ini yang tidak sempurna

Tapi.., aku terdiam untuk sejenak read more

Air Sumber Kehidupan Makhluk Hidup

Air Sumber Kehidupan Makhluk Hidup

Air Sumber Kehidupan Makhluk Hidup

Air Sumber Kehidupan Makhluk Hidup

Dikirim oleh : Dinny Ariani

Instagram : @dinny.ariani

Air…

Kau berwarna putih kebiruan

Kau tiada henti mengalir

Dari sumber mata air, gunung dan sungai

(Baca juga : Keindahan Bulan Dihiasi Bintang)

Kau merupakan sumber kehidupan bumi

Kau juga menjadi kebutuhan makhluk hidup

Semua makhluk hidup sangat membutuhkanmu

Dalam setiap keadaan setiap hari

(Baca juga artikel lain pada : Hipotesis Asal-usul Tata Surya)

Hewan, tumbuhan, manusia akan mati tanpa adanya kau

Kau memberikan manfaat yang banyak bagi semua read more

Air Moves Slow Down

Air Moves Slow Down

Air Moves Slow Down

Sent By ; Anggraini

Instagram ; @anggraini_sagita sp.

 

Air…

You move slow down the clouds

Quietly without load on the cloud

You touch hair with slow

Without any flavor

(Also read : Delman Free Pollution Transportation)

Air…

I want like you

Get free, across the world without bounds

While the footsteps an unobstructed by wall

Invisible that you create without you are aware of

Grab the dream for around the world

(Also read other article at : Purpose and Generic Structure of Invitation Text)

Air…

You don’t animate and not worth read more

Tetes Air Mata Mengiringi Kepergian Ayah

Tetes Air Mata Mengiringi Kepergian Ayah

Tetes Air Mata Mengiringi Kepergian Ayah

Dikirim oleh : Nara Belva

Instagram : @narabelva

Tetesan Air Mata Mengiringi Kepergian Ayah

      Tiga tahun lalu kejadian ini membuatku tidak ada semangat untuk hidup. Kejadian ini berawal pada tanggal 6 Agustus 2014.Pada saat itu aku mendapat kabar bahwa ayahku masuk rumah sakit dikarenakan beliau memiliki penyakit paru-paru. Sejak adanya pemberitahuan itu, tiap kali sholat aku panjatkan sebuah doa agar ayahku bisa sembuh seperti dulu. (Baca juga : Bidadari berhijab milikku)

      Hari demi hari ku lalui tanpa kehadiran seorang ayah.Hingga pada tanggal 9 Agustus 2017 aku mendapat kabar, bahwa ayahku tiada. Pada saat itu juga aku langsung lemas dan terus saja menangis tiada henti. Aku juga tak percaya jika ayah pergi meninggalkanku begitu cepat. Aku tidak mau kehilangan ayah secepat ini. Aku tidak mau ayah pergi. Ayahku adalah semangatku. Bagaimana mungkin aku hidup tanpa seorang ayah disisiku? Ayah memang orang yang paling dekat denganku. Aku memang anak kesayangan ayah, ayah selalu mengutamakan kebahagiaanku. Aku tidak ikhlas ayah meninggalkanku secepat ini. Aku terus menangis tak henti-hentinya. read more

Air Mata Karena Janji Yang Dikhianati

Air Mata Karena Janji Yang Dikhianati

Air Mata Karena Janji Yang Dikhianati

Dikirim Oleh : Reni Purwatiningsih

Janji

Yang kau ucapkan

Yang kau bilang akan menepatinya

Namun , engkau ingkari

Kau

Tidak menepati janjimu

Aku kecewa denganmu

Kau mengkhianati aku

(Baca juga : Ikhlas Melepas Kepergianmu)

Aku salah

Aku terlalu berharap banyak padamu

Waktu terus berjalan

Aku menyesal dengan diriku

Mengapa?

Aku terlalu mempercayaimu

Sedangkan kamu tidak

Sedih di hatiku

Berlarut larut aku menangisimu

Air mata ku lelah

(Baca juga puisi lain pada : Perasaan Cinta yang Tak Mampu Terucap)

Hanya untukmu aku menangis read more

Ibu Wanita Paling Mulia

Ibu Wanita Paling Mulia

Ibu Wanita Paling Mulia

Dikirim oleh : Fisqiyyah Azaliyyah Rahma

Instagram : @fisqiyazhraa

Ibu Wanita Paling Mulia

Kaulah wanita paling mulia

Di muka bumi ini

Sembilan bulan lamanya

Kau mengandungku

Kau melahirkanku

Kau tahan rasa sakit demi anakmu

Ibu sungguh besar jasamu kepadaku

Kasih sayang dan perhatianmu…

Tidak akan lekang oleh zaman

Senyumanmu sinari langkahku

(Baca juga : Keringat dan Tetes Air Mata Ibu)

Kata katamu sejukan hatiku

Kau menjagaku tanpa kenal rasa susah

Kau mendidikku tanpa kenal rasa lelah

Kasih sayangmu tiada tara

Ku tak bisa membalas kasih sayangmu read more

Keringat dan Tetes Air Mata Ibu

Keringat dan Tetes Air Mata Ibu

Keringat dan Tetes Air Mata Ibu

Dikirim oleh : Via Amanda

Alamat : Kalimati

Keringat dan Tetes Air Mata Ibu

Ibu…

Kau bagaikan mentari yang menyinari hariku….

Senyummu selalu menjadi semangat hidupku…

Kau tak pernah lepas dari pikiranku….

Aku mencintaimu dan menyayangimu….

(Baca juga : Tumbuh Tanpa Melihat Masa Lalu)

       Hari hari berpacu dengan sang waktu…

       Tak mengenal letih dan lesu demi diriku…

       Suka dan duka menerpa silih berganti..

       Namun engkau tak pernah mengeluh padaku…

Ibu…

Ribuan kilau jarak yang kau tempuh.. read more

Tangisan air Mata Bunda

Tangisan air Mata Bunda

Tangisan air Mata Bunda

Tangisan air Mata Bunda

Dikirim oleh : dita cahyaningtiyas

Instagram : @dita_cahyaningtiyas

Tangisan air Mata Bunda

Bunda..

Di sebuah keheningan malam itu

Aku pernah melihatmu menangis

Menangis di sebuah ruangan

Bahkan kau menyembunyikan itu dariku

Kau usap air mata mu

Kau sembunyikan tetesan air matamu itu dariku

(Baca juga : Sebuah Puisi Untuk Ibu)

Bunda..

Maafkan aku jika aku melukai mu

Maafkan aku jika selama ini aku menyakiti hati mu

Maafkan jika ku pernah membentak mu

Dengan kata kata ku yang kotor

Bahkan membuat hatimu terluka oleh ku read more