Tiada Canda Tawa dalam Kehidupan Sepi

Tiada Canda Tawa dalam Kehidupan Sepi

Tiada Canda Tawa dalam Kehidupan Sepi

Tiada Canda Tawa dalam Kehidupan Sepi

Dikirim oleh : Nandina Salsabilla

Instagram : @nandina_salsabilla1403

e-mail : [email protected]

Dia yang dulu membuatku tersenyum,

Dia yang membuat hari bermakna

Dia yang selalu ceria,

Dia dengan tingkah lucunya

Dan tiada apapun dia telah lupakan aku,

Dia yang kini buatku kecewa

(Baca juga puisi lain pada : Jalan Terjal Mengarungi Kehidupan)

Semu  dan sepi kehidupanku.

Tiada lagi canda tawa,

Tiada senda gurau

Senyuman itu hilang,

Dulu yang selalu merindukanku read more

Kenangan Dalam Canda Tawa

Kenangan Dalam Canda Tawa

Kenangan Dalam Canda Tawa

Kenangan Dalam Canda Tawa

Dikirim Oleh : Deby Crystina

Instagram : @Debycrystina17

e-mail : [email protected]

Masih ingatkah saat kita bersama dahulu

Mengingat tali persahabatan dengan begitu erat

Yang mungkin tidak seorangpun dapat melepasnya

Untuk memisahkan kita semua

(Baca juga : Makna Seorang Sahabat)

Namun detik demi detik kian berlalu

Semua telah hilang di telan zaman

Bagaikan dedauanan yang terurai tanah

Yang tak bisa kembali seperti semula

(Baca juga artikel lain pada : Jiwa Raga Bangkit Menyambut Cahaya) read more

Selalu Ingat Canda Tawa Sahabaku

Selalu Ingat Canda Tawa Sahabaku

Selalu Ingat Canda Tawa Sahabaku

Selalu Ingat Canda Tawa Sahabaku

Dikirim oleh : Yogi Antonio Permana

Email : [email protected]

SAHABAT

Dengan apakah kau kubandingkan pada teman-teman?

Karena kaulah sahabatku yang paling aku sayangi…

Dengan senja angin sepoi,

Menghilangkan rasa panas yang sangat terik…

(Baca juga : Dimana Aku Harus Mencari)

Angin malam menghembus kencang,

Menyejukkan badan,melambung rasa pikir…

Membawa angan kebawa kursimu

Hatiku tenang bisa menerima katamu,

Bagai bintang yang menerangi hatiku…

(Baca juga artikel lain pada : Pancen saiki Jaman Edan) read more

Mengarungi dunia yang fana

Mengarungi dunia yang fana

Mengarungi dunia yang fana

Mengarungi dunia yang fana

Dikirim oleh:  Yessi fransisca maulidya

Ig: @yessi.fsm

UNTUK SAHABATKU

Sahabat……

Kau menentukan langkah ini

Yang membawa diri ini ikut melengkah

Mengarungi dunia sementara yang fana

Yang dihiasi dengan derita dan luka

(Baca juga puisi lainnya pada : Ayah ku Ingat dalam Relung Hati)

Jangan kau tanyakan siapa diriku

Sebab aku hanyalah insan biasa

Yang butuh akan seseorang

Seseorang yang penuh akan canda dan tawa

Seekor burung takkan bisa terbang

Tanpa sang induk yang yang membantunya read more