Ilusi Hati Hadir dalam Mimpi

Ilusi Hati Hadir dalam Mimpi

Ilusi Hati Hadir dalam Mimpi

Ilusi Hati Hadir dalam Mimpi

Dikirim oleh : RISMA NUR AZIZAH

Cinta yang tak pasti…

Mungkin aku terlalu bodoh untuk mengerti

Andai aku tahu isi hatimu

Andai kau datang lagi padaku…

(Baca juga puisi lain pada : Kubiarkan Kamu Pergi Meninggalkan Cinta)

Sekarang mustahil bagiku…

Bahkan menyentuh bayanganmu aku tak mampu…

Aku tahu cinta ini mungkin tak ada artinya bagimu

Tapi mengapa aku masih mengharapkanmu

Dan mengapa aku masih ingin slalu mencintaimu…

(Baca juga artikel lain pada : Kyai Bijaksana Dan Wanita Pelacur) read more

Senandung Sunyi Kemiskinan

Senandung Sunyi Kemiskinan

Senandung Sunyi Kemiskinan

Senandung Sunyi Kemiskinan

Dikirim oleh : Assholihatun Nisa

Instagram     : @asnisa_

Dipagi buta
Kulihat langit yang masih gelap
Dan ku tertuju pada kekosongan kehidupan
Kini aku yang duduk termenung
Tidak bisa berkata, kuingin kau yang berkata

(Baca juga puisi lain pada : Takdir Menghalangi Rasa Hati)

Aku menyerahkan nyawaku
Untuk seorang lintah darat
Yang tak memiliki hati
Saat menjelang pagi yang cerah
Aku berharap agar aku bisa tiba di pasar
Namun harganya sangat sombong
Dan tidak mau lagi bersahabat dengan orang sepertiku read more

Dunia Menjebak Hati Insan yang Beriman

Dunia Menjebak Hati Insan yang Beriman

Dunia Menjebak Hati Insan yang Beriman

Dunia Menjebak Hati Insan yang Beriman

Dikirim Oleh : Eka Dwi Yanuarta

Dunia…….

Sekejam itu kah dirimu?

Merasa seberhargakah dirimu?

Tahukah siapa dirimu wahai dunia?

Dirimu hanyalah angan angan semu

Yang hobi melalaikan jiwa seorang insan

Sahabatmu pun sama kejamnya

(Baca juga puisi lain pada : Perjalanan Panjang Hidup di Dunia)

Yang tak lain adalah hawa nafsu

Yang rasa nikmatnya

Tak sehaqiqi kenikmatan akhirat Rabb Yang Maha Kuasa

Wahai dunia…

Jangan jebak hati seorang insan yang beriman read more

Menjauh Demi Menjaga Perasaan Hati

Menjauh Demi Menjaga Perasaan Hati

Menjauh Demi Menjaga Perasaan Hati

Menjauh Demi Menjaga Perasaan Hati

Dikirim oleh : Desy Amelya Putri

Aku tahu ini yang terakhir

Mana mungkin terulang lagi

Aku akan menjauh jika itu yang kau mau

Mungkin akan pergi sejauh aku bisa

(Baca juga : Derita Jiwa dalam Ilusi)

Ini akan menyakitkan bagi ku  

Mungkin tidak bagi mu

Semua perasaanku kusimpan diakhir waktu

Melepas penat dihati dan kalbuku

Andai bisa terulang

Aku tidak akan menyia-nyiakannya

Dan tidak akan melepasmu

Tak bisa kutahan lagi bendungan air mata ini

(Baca juga artikel lain pada : Pengertian dan Contoh Majas Sinekdoke) read more

Kubiarkan Kamu Pergi Meninggalkan Cinta

Kubiarkan Kamu Pergi Meninggalkan Cinta

Kubiarkan Kamu Pergi Meninggalkan Cinta

Kubiarkan Kamu Pergi Meninggalkan Cinta

Dikirim pleh : Dwi Laras

Jatuh cinta padamu membuat aku percaya,

Bahwa benar, ….

Segala bentuk jatuh cinta selalu meninggalkan luka

Apa kamu peduli terhadapku!!!

Biar saja aku menantimu tanpa batas

Tanpa harap balas

(Baca juga : Mengungkit Kenangan Terpendam)

Hati kita adalah lain, ….

Yang aku paksakan sama

Hilang yang aku paksa tetap pulang

Dan tak ada cinta darimu, ….

Namun mengapa aku ada-adakan

Luka yang tidak pernah berakhir ….

Adalah apa yang kau telah goreskan pada hatiku read more

Derita Jiwa dalam Ilusi

Derita Jiwa dalam Ilusi

Derita Jiwa dalam Ilusi

Derita Jiwa dalam Ilusi

Dikirim oleh  : Febriyanti Dwi Ningtyas

e-mail : [email protected]

Jangan menjadi selamanya,

Jangan lebih pada lupa dan malu tak semestinya

Untuk apa ku bersaksi

Jika diam dan lisan masih tak berbunyi

(Baca juga : Tatapan Indah Membuat Bahagia)

Untuk apa ku ikuti kata hati

Jika gurau alam masih setia mempeduli

Tumpuan hati ini hilang, inginkan mereka yang tergambang sendirian

Sisa-sisa ruang yang tersimpan lama,

Menjadi mereka yang inginkan terhapus

Menjadi taka da dalam arti kenangan read more

Takdir Menghalangi Rasa Hati

Takdir Menghalangi Rasa Hati

Takdir Menghalangi Rasa Hati

Takdir Menghalangi Rasa Hati

Dikirim oleh      : Adinda Dwi Kharisma

e-mail  : [email protected]

Memang hanya untaian kata singkat,

Kata yang tak mampu terangkai menjadi kalimat

Ingin rasanya menyuarakan sebuah hasrat

Namun serasa mulut ini tercekat

(Baca juga : Berjalan Menyongsong Masa Depan)

Ukiran angan angan

Segelintir rasa yang ingin terungkapkan

Namun hanya dapat tertahan

Karena tak ingin menggantungkan harapan

(Baca juga artikel lain pada : Diam Pun Dapat Membatalkan Puasa)

Akal fikiran telah begitu keruh read more

Sandaran Terbaik Bagi Hati

Sandaran Terbaik Bagi Hati

Sandaran Terbaik Bagi Hati

Sandaran Terbaik Bagi Hati

Dikirim oleh : Dwi Ayu Permatasari

Instagram : @dwiayu_23

Luka yang telah hadir

Menyapu kenikmatan yang telah terukir

Membuat air mata jatuh mengalir

Jejak langkah pergi berlari

(Baca juga : Bintang Bersinar Dalam Kegelapan)

Begitu banyak noda didalam hati

Yang tak mampu untuk pergi

Menaungi jejeran bukit tinggi

(Baca juga artikel lain pada : Beberapa Contoh Judul Skripsi Bahasa Inggris)

Cinta telah terganti oleh luka

Berlalu pergi jauh tak bernada

Seseorang yang dulu selalu ada read more

Mengukir cinta di atas luka

Mengukir cinta di atas luka

Mengukir cinta di atas luka

Mengukir cinta di atas luka

Dikirim oleh : Dwi Ayu Permatasari

Instagram : @dwiayu_23

Ketika air mata mulai runtuh

Membasahi jiwa yang rapuh

Layaknya rembulan yang menemani malam

Cinta selalu hadir untuk menghilangkan luka terdalam.

(Baca juga : Bagai Malaikat Kiriman Dari Tuhan)

Senja terganti oleh rembulan

Menyambut kembali kilauan mentari di atas awan

Hati yang pernah rapuh ini

Telah terganti dengan ikatan suci

(Baca juga artikel lain pada : Ungkapan Meminta dan Memberi Klarifikasi dalam Bahasa Inggris) read more

Luka Sejenak

Luka Sejenak

Luka Sejenak

Luka Sejenak

Dikirim oleh : Dwi Ayu Permatasari

Instagram : @dwiayu_23

     Cinta bukan hanya sebuah pengorbanan semata tetapi cinta juga kenikmatan luar biasa jika berlandaskan sang maha pencipta. Angin berhembus tak bertepi . burung berkicau merdu di atas awan layaknya mentari yang bersinar dipagi hari. Di sekolah tempat menimbah ilmu ini, cinta itu mulai terlatih. (Baca juga : Kenangan Dibalik Amnesia)

    Bel berbunyi, tanda pelajaran akan berlangsung. Seluruh murid baru memasuki ruang kelas masing – masing. Tak lupa dua gadis berhijab yang bertemu dan melepaskan  rindu  untuk saling bersatu. Dia adalah  Cantika dan Ayunda. Mereka bersahabat  layaknya  bunga  sepatu  yang mekar  karena  jatuhnya  serbuk sari bersamaan dengan putik. Dia berdua memiliki paras wajah cantik,anggun,elok, dan menarik. Cantika si setia dan Ayunda si penyayang. Mereka duduk di bangku yang sama dengan niat belajar yang sama. read more