Mengarungi Langit Menggapai Bintang

Mengarungi Langit Menggapai Bintang

Mengarungi Langit Menggapai Bintang

Mengarungi Langit Menggapai Bintang

Dikirim oleh : Theresia Feby Auralia

Instagram : @theresiafebya

Sejuta mimpi mampu mewujudkan setiap harapan

Menyadari setiap sudut kehidupan

Tanpa ragu untuk mewujudkan

Dengan harapan yang memuaskan

(Baca juga : Suasana Langit Cerah Berseri)

Dalam diam menatap awan

Dalam senyum menatap rembulan

Berharap semuanya akan indah pada waktunya

Seiring dengan alam merubah hidupnya

(Baca juga artikel lain pada : Mentari Merindukan Rembulan)

Diantara rintikan hujan

Menghiasi setiap mimpi tanpa henti read more

Suasana Langit Cerah Berseri

Suasana Langit Cerah Berseri

Suasana Langit Cerah Berseri

Suasana Langit Cerah Berseri

Dikirim oleh : Fisqiyyah Azaliyyah Rahma

Instagram     : @fisqiyazhraa

Langit…….

Kau cerah berseri

Diisi butiran awan yang putih seperti kapas

Diterpa angin indah berseri

Pagi hari ….

Langit tak pernah kosong oleh mentari

(Baca juga : Keindahan Panorama Malam)

Begitu cerah dan berseri

Kadang kau mendung merenung

Membuat hati ini gundah

Langit yang mendung membuat turunlah sebuah tetesan

Tetasan air hujan yang dingin

(baca juga artikel lain pada : Munajat Seorang Hamba Sahaya) read more

Mengejar Dunia khayalan

Mengejar Dunia khayalan

Mengejar Dunia khayalan

Mengejar Dunia khayalan

Dikirim oleh : Theresia Feby A.

Instagram : @theresiafebya

Dipagi hari yang sejuk

Melamun menatap indahnya langit

Berharap aku bisa menelusurinya

Melihat semesta dari kejauhan

(Baca juga : Rintangan Penyemangat Dalam Perjuangan)

Disaat aku mengarungi lagit biru itu

Tak sengaja aku melihat awan hitam

Aku mencoba menjauhinya

Tapi dia mencoba mendekatiku

(Baca juga artikel lain pada : Berhenti Sejenak Mengejar Kamu)

Ditengah aku berlari menjauhinya

Aku melihat ada sebuah cahaya

Tanpa canggung aku mengejar cahaya itu read more

Langit Menggantungkan Mendung

Langit Menggantungkan Mendung

Langit Menggantungkan Mendung

Dikirim Oleh : Reni purwatiningsih

Rasanya kau masih di sini

Duduk manis di lorong jantungku

Di antara paru-paru, kenangan dan sedegub rindu

Kau tau? . . . . .

Hari ini begitu mellow

Langit menggantungkan mendung

Dan aku menggantungkan doa pada Sang Pencipta agar kita bertemu

(baca juga : Kenangan Indah Masa Lalu)

Rasanya kau masih di sini

Tertawa bersama atau memakan bekal di bawah pohon

Di bawah rindang manja dan cubitan mesra

Kau paling pandai sekali untuk menumbuhkan rona di pipiku

Aku tersipu dan kenangan kita hari itu begitu syahdu read more

Surat Terakhir Untuk Sarla

Surat Terakhir Untuk Sarla

Surat Terakhir Untuk Sarla

 Dikirim oleh : Sintya Agustin Setiawan

Instagram : @sintya_agustina            

Surat Terakhir Untuk Sarla

      Di sebuah desa kecil, hiduplah seorang gadis cantik dan lagu bernama Sarla. Dia tinggal bersama neneknya, karena orang tuanya ke kota untuk kerja. Dia adalah gadis yang pendiam dan pandai, dia tidak pernah mengenal apa itu cinta. Dan ketika dia menginjak usia remaja, dia baru mengenal apa itu cinta. Dan di situlah kisah barunya dimulai. (Baca juga : Ku Lewati Rembulan Demi Matahari)

      Setelah Sarla lulus, dia melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi yaitu SMP. Di sekolah tersebut, dia mencalonkan diri sebagai anggota pengurus OSIS. Dan ketika tiba pengumuman, ahirnya Sarla terpilih menjadi anggota OSIS. read more

Buku Jembatan Menuju Sukses

Buku Jembatan Menuju Sukses

Buku Jembatan Menuju Sukses

Dikirim : Fisqiyyah Azaliyyah Rahma

Instagram : @fisqiyazhraa

Buku Jembatan Menuju Sukses

Kaulah jendela ilmu

Kau tempat untuk mencari ilmu

Berbaris rapi dalam rak buku kecil

Berjajar dan bersandar dengan indah

(Baca juga : Buku Tempat Menabur Ilmu)

Warna warnimu mengundang minatku

Pernah pada suatu hari

Kuraih buku biru seperti langit

Tipis tapi bermanfaat

Dengan sampul yang menggemaskan

Kujelajahi dunia luar

Dari halaman ke halaman

Dari bab ke bab berikutnya

Aku yakin setiap buku

Pasti menyimpan rahasia seru read more

Elegi Orang Pinggiran

Elegi Orang Pinggiran

Elegi Orang Pinggiran

Elegi Orang Pinggiran

Kiriman :   Fisqiyyah Azaliyyah Rahma
Instagram : @fisqiyazhraa

Elegi Orang Pinggiran

Langit bapaknya
Tanah ibunya
Alam rumahnya
Waktu menggelindingkannya
Berangkat pagi diterpa angin

(Baca juga : Senyum Hangat Sahabat)
Menyibak kabut bertaruh nyawa
Dengan tubuh lemas tak berdaya
Ia berjalan lunglai
Memakai pakaian seadanya
Badannya kurus tak berenergi

Pakaiannya lusuh terkena tanah
Betapa kasihannya dirimu
Wahai orang pinggiran
Melihatmu berjalan tanpa alas kaki
Dibawah terik siang yang panas read more