Mentari Menusuk Pagi Kelabu

Mentari Menusuk Pagi Kelabu

Mentari Menusuk Pagi Kelabu

Mentari Menusuk Pagi Kelabu

Dikirim oleh : Bunga Vivi Dwi I.   

e-mail   : [email protected]

Instagram            : @bungvdrn

Pagi ini terasa kelabu

Saat mentari menusuk kulitku

Dan kulihat kamu datang, tanpa mengetahui hadirnya diriku

Sungguh sesak yang kurasa di dalam kalbu

Teriknya tetap mampu memanaskanku

Semakin panas dan semakin berpacu

Kurasakan hatiku tertusuk

Namun tetap mampu  terkikis oleh indahnya senyummu

(Baca juga puisi lain pada : Petang menanti fajar)

Bagai sebuah bayangan, yang menyerukan ingin mengungkapkan rindu read more

Petang menanti fajar

Petang menanti fajar

Petang menanti fajar

Petang menanti fajar

Dikirim oleh : Jauharotul Khabibah

e-mail : [email protected]

Sang Melati tumbuh disini

Sedang menanti datang nya sang mentari

Sang Melati kuncup disini

Mengisyaratkan rasa kagum dan mengiri

Sang Melati mekar disini

Menunggu hangat nya permukaan bumi

Akan kah angan ini terbalaskan

Melihat ke-elokan mu yang memabukkan

Membuat sang melati hanyut

Dalam kekaguman

Lalu tenggelam ke dasar kawah yang dalam

(Baca juga : Lebih Suka Mimpi daripada Menunggu Pagi)

Terus memandangi sinarmu

Antara halusinasi dan semu read more

Ketika Mentari dan Bulan Menari

Ketika Mentari dan Bulan Menari

Ketika Mentari dan Bulan Menari

Ketika Mentari dan Bulan Menari

Dikirim oleh : Indy Park

e-mail : [email protected]

Ketika semesta menyambutku

Mentari menari melihat hadirku

Ketika bulan berpesta denganku

Semua terasa begitu haru

(Baca juga : Kakek Penyemangat Hidupku)

Hariku berjalan tanpa henti

Cantik paras mewarnai tiap langkah

Semua seolah baik-baik saja

Namun mengapa jalan ini

Ayah kemana selama ini?

Ibu sesibuk apa dirimu?

Apakah hanya aku yang disini?

Malam tolong katakan kegelisahan ini

(Baca juga artikel lain pada : Munajat di Malam Sunyi) read more

Terangi Mimpi Bagai Mentari

Terangi Mimpi Bagai Mentari

Terangi Mimpi Bagai Mentari

Terangi Mimpi Bagai Mentari

Dikirim oleh : Fisqiyyah Azaliyyah Rahma

InstaGram : @fisqiyazhraa

Guru

Oh guruku…

Kau korbankan waktu demi bangsa

Demi anak didik kau beri nasihat

Kau tebarkan ilmu yang bermanfaat

Kau senyum memberikan semangat

(Baca juga : Ibu Wanita Paling Mulia)

Jasa mulia dari kamu tak pernah ku lupa

Kau bagaikan pelita di malam gelap

Terangi mimpi bagai mentari

Kau telah menjadikan seseorang

Menjadi cerdas dan berkarakter

(Baca juga artikel lain pada : Berharap Fajar Bersanding Dengan Malam) read more

Keindahan Panorama Alam

Keindahan Panorama Alam

Keindahan Panorama Alam

Dikirim oleh : M.IQBAL KURNIAWAN

Keindahan Panorama Alam

Angin bertiup kearah sang mentari

Menikmati sejuknya embun dipagi hari

Merasakan dinginya alam yang permai

Merasakan sejuknya alam yang damai

(Baca juga : Rumah Tempat Mengukir Kenangan Bersama Keluarga)

Para burung mulai keluar dari sangkar

Mulai berterbangan mencari apa yang dia cari

Awan hitam yang kemarin menyelimuti

Sekarang berubah menjadi awan biru yang menajubkan

Lukisan yang menghiasi indahnya langit pagi

Menambahkan kesejukan hati

Yang membuat semua indra merasa kagum read more

Menari Dibawah Rintik Hujan

Menari Dibawah Rintik Hujan

Menari Dibawah Rintik Hujan

Dikirim oleh :  Lia Izzatul Millah

e-mail : [email protected]

Menari Dibawah Rintik Hujan

Hujan

Ketika ku melihatmu

Tidak bisa kupungkiri betapa bahagianya aku

Tidak bisa kubayangkan betapa besar senyum merekah di wajahku

(Baca juga : Matahari Tetaplah Bersinar)

Hujan

Ketika kau datang

Aku serasa ingin menari dibawah rerintikanmu

Menari dan menari tanpa memikirkan betapa dingin cuaca saat itu

Hujan

Setelah kau reda

Ketika mentari beradu

Saat itulah pelangi akan menampakkan dirinya

(Baca juga puisi lain pada : Kenangan Terkikis oleh Harapan Baru) read more

Cahaya Indah Mentari Pagi

Cahaya Indah Mentari Pagi

Cahaya Indah Mentari Pagi

Kiriman : Fisqiyyah Azaliyyah Rahma

Instagram : @fisqiyazhraa

Cahaya Indah Mentari Pagi

Pagi hari ku lihat mentari terbit

Cahayanya menemani kicauan burung

Udara segar seperti di surga

Serta tetesan embun menambah suasana

Suasana pagi yang cerah ini

(Baca juga : Bersatu dalam Kalbu)

Malam hari kupandangi langit

Banyak bintang bertaburan

Kerlap kerlip bercahaya

Indah terkagum kagum ku lihatnya

Cahaya bintang yang sangat indah

Menemani malam yang dingin ini

Diterpa angin malam sepoi sepoi

Cahaya indah malam hari

Menjadikan terang isi bumi read more