Usaha Takkan Pernah Mengkhianati Hasil

Usaha Takkan Pernah Mengkhianati Hasil

Usaha Takkan Pernah Mengkhianati Hasil

Dikirim oleh : Indana Alfi N

e-mail : [email protected]

Usaha Takkan Pernah Mengkhianati Hasil

      Siti Khumairoh adalah anak dari Bapak Aminudin dan Ibu Aminah. Ayahnya hanyalah seorang petani dan ibunya hanyalah seorang penjual sayur di pasar. Setelah lulus SMA dengan hasil ujian yang memuaskan, ia pun bertekad untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. (Baca juga : Surat Terakhir untuk Sahabat Sejati)

      Meskipun keadaan ekonomi yang pas-pasan, itu tidak menyurutkan niatnya untuk masuk ke perguruan tinggi. Ia pun mendaftarkan diri di salah satu perguruan tinggi negeri  di Surabaya dan mengambil jurusan akutansi.

      Setelah mengikuti beberapa rangkaian tes,akhirnya ia diterima masuk. Karena orang tuanya hanyalah seorang petani dan penjual sayur, maka ia berusaha untuk membayar biaya kuliahnya sendiri, yaitu dengan membuat gorengan dan  menitipkannya di kantin kampus. Tentu saja apa yang dilakukannya ini tidak luput dari hinaan dan cercaan sebagian teman-temannya. Siti hanya menganggap apa yang dikatakan teman-temannya hanyalah omong kosong belaka.

      Disamping berjualan gorengan, ia pun mengajar anak-anak di desanya untuk mengaji di masjid dan dibayar seikhlasnya.Siti sangat rajin belajar sehingga dimata dosen ia dianggap anak yang cerdas. Dosennya pun tak segan-segan untuk menjadikan Siti sebagai asistennya. Selain cerdas dan rajin belajar, Siti adalah anak yang rajin beribadah dan berdo’a kepada Allah SWT. Ia juga anak yang patuh dan rajin membantu orang tuanya. Hari-harinya selalu ia jalani dengan rasa syukur dan ikhlas. Prinsip yang ada pada dirinya hanyalah optimis,ikhtiar, dan tawakkal dalam menjalani hidup.Siti sangat rajin dan cepat dalam mengerjakan tugas-tugas yang diberi dosennya. (Baca juga artikel lain pada : Pengusaha Kaya dan Tukang Becak)

      Ia di beri tugas skripsi oleh dosennya dan dapat terselesaikan hanya dalam waktu 3 minggu. Hasil tugas skripsinya pun diterima oleh dosennnya. Tak lama kemudian ia mendapatkan undangan wisuda. Rasa syukur dan senang pun berderau pada hatinya. Tak disangka tak dinyana ternyata ia adalah lulusan wisudawati terbaik di kampusnya dengan nilai IPK 3.80 (cum laude) dan menempuh waktu pendidikan S1 jurusan akutansi hanya dalam waktu 2,5 tahun. Orang tuanya juga sangat bangga terhadap prestasi yang diraih anaknya itu. Setelah diwisuda,

      Kini ia berpangkat Siti Khumairo,S.A,Ak. Karena nilai IPK nya tinggi dan berpredikat “Cum Laude” ia pun mendapat beasiswa untuk melanjutkan pendidikannya yang lebih tinggi di universitas ternama di Jerman.

      Itulah postingan kisah inspiratif tentang Usaha Takkan Pernah Mengkhianati Hasil yang telah dikirim oleh salah seorang sahabat kita. Semoga kita dapat mengambil hikmah dari kisah inspiratif tentang Usaha Takkan Pernah Mengkhianati Hasil diatas. (Baca juga artikel lain pada : Kekuatan Jiwa Dibalik Tangis Wanita)

Kirimkan tulisan kalian yang lain melalui e-mail ke: [email protected]

2 thoughts to “Usaha Takkan Pernah Mengkhianati Hasil”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *